Parigi Moutong

 Profil

Kabupaten Parigi Moutong mempunyai wilayah seluas 6.231,85 kilometer persegi, terletak di antara 2°22´ Lintang Utara dan 3°48´ Lintang Selatan serta 119°22´ sampai 124°22´ Bujur Timur, dan terbagi dalam 20 kecamatan sebagaimana ditunjukkan pada gambar. Secara administrasi, wilayah ini berbatasan dengan Kabupaten Buol, Kabupaten Tolitoli dan Propinsi Gorontalo di sebelah utara. Sebelah selatan berbatasan dengan Kabupaten Poso dan Propinsi Sulawesi Selatan. Sebelah barat berbatasan dengan Kota Palu dan Kabupaten Donggala serta sebelah timur berbatasan dengan Teluk Tomini.

Secara umum, kondisi perekonomian Kabupaten Parigi Moutong meningkat dari tahun ke tahun. Hal ini dapat dibuktikan dengan grafik trend pertumbuhan perekonomian Kabupaten Parigi Moutong yang diawali dengan angka tahun 2003 (Kabupaten Parigi Moutong dimekarkan pada tahun 2002). Jika dibandingkan dengan Propinsi Sulawesi Tengah, pertumbuhan PDRB relatif sama. Peranan PDRB Kabupaten Parigi Moutong terhadap perekonomian di Propinsi Sulawesi Tengah yang mencapai 17 persen mempunyai dampak yang cukup besar. Sumbangan pertambangan minyak dan gas yang mulai diusahakan pada tahun 2005 mampu meningkatkan pertumbuhan PDRB di Sulawesi Tengah, namun kecepatannya juga menurun setelah tiga tahun.
Selanjutnya, sektor-sektor yang menyusun perekonomian Kabupaten Parigi Moutong pada tahun 2008 disajikan pada grafik berikutnya. Kontribusi terbesar didominasi oleh Sektor Pertanian, yang mencapai 53,34 persen. Dampak dari produksi unggulan ini menyebabkan perdagangan mempunyai peranan yang cukup besar dan berkembang dengan pesat.

 Pemekaran Wilayah

Kabupaten Parigi Moutong terbentuk secara yuridis berdasarkan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2002 tentang Pembentukan Kabupaten Parigi Moutong di Propinsi Sulawesi Tengah, yang terdiri dari 6 kecamatan yaitu Kecamatan Sausu, Parigi, Ampibabo, Tinombo, Tomini dan Moutong. Pada tahun 2004 dibentuk Kecamatan Kasimbar yang dimekarkan dari Kecamatan Ampibabo dan Kecamatan Bolano Lambunu yang dimekarkan dari Kecamatan Moutong. Berdasarkan Perda Kabupaten Parigi Moutong Nomor 30 Tahun 2005 yang ditetapkan pada tanggal 12 September 2005, Kecamatan Torue dibentuk dengan mengambil 5 desa yang berada di wilayah Kecamatan Sausu. Dengan Perda yang sama dengan pembentukan Kecamatan Torue, Kecamatan Tinombo Selatan dibentuk sebagai kecamatan pemekaran dari Kecamatan Tinombo, yang terdiri dari 5 desa.
Pada tanggal 26 Juni 2006 ditetapkan Perda Nomor 6 Tahun 2006 tentang Pembentukan Kecamatan Parigi Selatan sebagai pemekaran Kecamatan Parigi dan terdiri dari 8 desa. Pada tahun yang sama, Pemda Kabupaten Parigi Moutong mengeluarkan Perda Nomor 7 tentang Pembentukan Kecamatan Mepanga. Kecamatan baru ini terdiri dari 7 desa yang berasal dari sebagian wilayah Kecamatan Tomini.
Dua tahun selanjutnya terjadi pemekaran-pemekaran yang cukup pesat yaitu Kecamatan Taopa (yang mekar dari Kecamatan Moutong) dan Kecamatan Torue (yang mekar dari Kecamatan Sausu) pada tahun 2007. Hingga akhir tahun 2008 telah terbentuk 20 kecamatan di Kabupaten Parigi Moutong dengan tambahnya 5 kecamatan, yaitu Kecamatan Parigi Barat, Parigi Utara dan Parigi Tengah (yang dimekarkan dari Kecamatan Parigi), Kecamatan Balinggi (dari Kecamatan Sausu) dan Kecamatan Palasa (dari Kecamatan Tomini). Berikut disajikan nama kecamatan dan luas wilayahnya serta jumlah desa di masing-masing kecamatan pada tahun 2009.
(sumber : BPS Sulteng) 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: